Merasa diperbudak ratusan Perawat lakukan aksi di Kantor DPRD Polewali Mandar


Ratusan Perawat Honorer yang tergabung dalam Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia melakukan aksi solidaritas melalui Demo di Gedung DPRD. Kab. Polewali Mandar.

Ratusan Perawat honorer ini menuntut agar Hak-hak mereka sebagai honorer dapat dipenuhi. melalui orasinya dikumandangkan tuntutan kesejahteraan, diantaranya kenaikan upah dan kejelasan peningkatan status mereka dari honorer menjadi CPNS.

Menurutnya selama mereka menjadi tenaga honorer antara pendapatan dengan jasa yang mereka keluarkan sangat jauh dari harapan. “gaji kami’ sama sekali tidak sebanding dengan tenaga yang kami berikan, kami bekerja hampir 24 jam, untuk merawat pasien, bahkan kalau kami ingin hitung-hitungan dengan pemerintah biaya transport dan makanan bulanan kami jauh lebih banyak kami habiskan daripada gaji yang tidak jelas dan tidak menentu itu. kami merasa bahwa kami hanya diperbudak” tandas korlap demonstran

selain itu itu “kami juga ingin meminta kejelasan status kami sebagai honorer, apakah kami punya peluang untuk diangkat sebagai pns?” tutur salah seorang demonstran yang tidak ingin disebutkan namanya.

berdasarkan pengamatan awak media, sampai pada pukul 10.00 Wita, para demonstran belum mendapat sambutan dari anggota DPRD Kab. Polman. untuk menjaring aspirasi mereka. Barulah pukul 10.38 mereka dapat menyalurkan aspirasi mereka yang diterima oleh salah satu anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional Jamar Jasin Baddu. (adhe)

Anggota DPRD sedang mendengarkan tuntutan Demonstran
Previous PBB Sulbar Ikuti Musyawarah Dewan Partai, Mukernas II dan Konsolidasi Nasional
Next Pemkab Polewali Mandar Ingin Galakkan Sistem Layanan Berbasis Digital

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *